Sri Huning's

About me! tray to enjoy our existence… so there is …

Curug Pangeran, Gunung Bunder Bogor

Tidak berapa lama saya bersama istri menghabiskan liburan “week end” pada tanggal 23-24 Juli 2016 di kawasan wisata gunung bunder. Sangat aneh dan tak lazim kawasan wisata yang begitu dekat dengan rumah kami, tapi baru kali pertama ini dikunjungi..ha ha ha ha… Jarak tempuh dari rumah kami dengan naik motor Honda Beat kesayangan kami kurang lebih 40 km, dengan waktu tempuh naik kurang lebih 2 jam sudah termasuk istirahat minum dan smoking time.

IMG20160723153659[1]

Tuh… percaya kan.. Honda Beat ajah sanggup, maklum si Mustang Supra lagi Sakit bering/lahkernya… (di depan Gerbang Taman Wisata Gunung Salak/Gunung Bunder)

Kalau anda bertanya gimana bedanya dengan Puncak Bogor, ya jelas beda lah, salah satunya Gunung Bunder masih bisa dibilang sepi, hanya ada bumi perkemahan dan komplek vila vila yang hening dan menenangkan, cocok untuk anda rileks dan refreshing. Sementara itu, di Puncak sangat padat, macet, dan tentunya untuk kesana menghabiskan lebih banyak waktu anda. Selain itu di Gunung Bunder tempat wisata berupa curug-curug saling berdekatan dan masih sangat terawat kebersihan dan kesejukkannya dengan dikelilingi hutan-hutan nan hijau asri serta melewati hutan pinus.

Membicarakan tempat wisata tentunya kita juga harus memikirkan tempat penginapan yang representatif. Anda jangan takut, banyak penginapan yang representatif kok, bahkan kalo yang suka camping juga ada tempatnya, tapi untuk kali ini saya hanya akan menceritakan penginapan yang saya gunakan kemarin, yaitu “Kawahratu House”.  link http://adf.ly/1d1ykWIMG20160723162822[1]

Penginapan saya boleh dibilang berbentuk vila/cottage baik untuk berkelompok mulai dari:

  1. Penginapan yg menampung 20-30 orang (2 bangunan) dengan kisaran harga Rp.2,5 juta s.d. Rp.3 Juta; atau
  2. Penginapan yang untuk keluarga kecil 2-3 orang (3 bangunan dengan kisaran haraga Rp. 350.000 s.d. Rp. 600.000 cuman) dan yang membedakan hanya ketersediaan fasilitas air hangat nya saja.IMG20160723170244[1]IMG20160723162941[1]IMG20160724071356[1]IMG20160724075336[1] IMG20160724071738[1]Untuk lebih jelasnya dapat menghubungi www.kawahratuhouse.com

Namun anda jangan kawatir untuk pemilihan penginapan, mau yang lebih mewah atau yang rate dibawah kawahratu house tentunya juga ada, tinggal googling ajah.

Saya sarankan kalau pergi berwisata kesana hendaknya lebih pagi, karena kalo anda ambil waktu sore jam 14.00 keatan, pastinya lebih sering hujan, kecuali anda naik mobil hehehe. Banyak jalur ke arah sana anda dapat melihat atau minta bantuan google earth atau aplikasi Maps di android, karena saya juga memanfaatkan peran GPS yang ada di android saya dengan pasang target tujuan “kawahratu house” hahahaha, sudah gak perlu diajarin lagi kan cara kesananya… Tapi kalo anda dari arah Depok ambil jalur Pasar Parung ke arah Atang Sanjaya trus lewat kahuripan.

kami berdua sampa disana sudah jam 4 sore an, otomatis waktu kami jalan jalan adalah besok paginya. Dimulai dengan mandi dan sarapan, sekitar jam 7 pagi kami mulai berangkat dengan berjalan kaki, karena menurut mbah guugel hanya perlu waktu tempuh yang tidak terlalu lama, dan ternyata benar. Tujuan pertama adalah Curug Pangeran, yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari kawahratu house sekitar 20 menit (sampai gerbang tiket masuk), selanjutnya kronologisnya adalah sebagai berikut:

  1. Dari penginapan ke gerbang tiket masuk kurang lebih 20 menit jalan santai, selanjutnya anda keluarkan dompet ambil duit dan bayar Rp.7.500; per kepala;
    IMG20160724082357[1]

    Jalan menuju ke gerbang tiket Curug Pangeran yang sangat menajak

  2. Dari gerbang jalan santai ke Curug Pangeran cuman berjarak kurang lebih 250 meter dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit. Saya samapi disana sebagai pengunjung yang pertama sehingga sempat menikmati curug ini tanpa gangguan dari pengunjung lain. Namun tak berapa lama mulai menyusul bergelombang pengunjung yang lainnya. Pada akhirnya saya dan para pengunjung lain bisa menikmati mandi air segar nan dingin dari Curug Pangeran;
    IMG20160724083410[1]

    Jalan dengan susunan batu alam/kali dari sepanjang menuju Curug Pangeran

    IMG20160724083438[1]

    Jalan Menuju Curug

    IMG20160724084056[1]

    Curug Pangeran

    IMG20160724084011[1]

    Bibir Curug

    IMG20160724084212[1]

    Curug Pangeran Wide Picture

    IMG-20160724-WA0009

    Sudah mulai ramai pengunjung

    IMG-20160724-WA0012

    Curug Pangeran dan pengunjungnya

    IMG-20160724-WA0013

    It’s me, habis itu kayak orang mabuk, keseimbangan berkurang karena kedinginan, anda harus duduk dulu agak lama guna menghilangkan efek mabuk tersebut…

    IMG-20160724-WA0014

    Habis Makan Nasi Uduk (Rp.7000 dan Ngopi Rp.7000, smoking dulu di bibir Curug Pangeran) Jadi jangan takut kelaparan disana yang perlu anda takutkan bila dompet anda ketinggalan hahahaha…

  3. Selesai dari Curug Pangeran kami berdua kembali ke arah jalan waktu berangkat, tapi eits tunggu dulu, di tengah-tengah jalur pulang ternyata masih ada tempat wisata lain yang jalurnya terpisah, yaitu ke arah Water tracking grand canyon (sebutan disana) dan Curug Kondang yang jaraknya kurang lebih 250 meter pula;

 

  • Kami berdua mengambil jalur tersebut, selain dapat banyak tempat wisata yg dikunjungi, jalur nya pun nanti memutar lebih deket dan tidak perlu balik lagi ke jalur kita berangkat. Tentunya kita kena tiket lagi sejumlah Rp.6.500 per kepala. Saya lupa berapa menit kami menghabiskan waktu menuju jalur Curug Kondang karena saking asyiknya berfoto foto dan menikmati pemandangan.

 

  1. dari Curug Kondang ke arah pintu keluar/gerbang masuk tiket yang lain di pinggir jalan perumahan/penginapan sangat dekat sekali cukup 5 menit kalo berjalan kaki biasa, oleh karena itu saya sarankan tidak perlu bawa kendaraan kalo anda ingin menikmati seluruh tempat wisata tadi, Kalopun terpaksan sudah terlanjur bawa kendaraan dan parkir di gerbang curug pangeran, anda harus melewati jalan aspal menuju ke jalan pertama yg saya ceritakan di angka 1.IMG20160724105911

Oke, demikian jurnal traveler saya yang mungkin dapat membantu anda semua dalam memilih tempat refreshing. Selamat hunting tempat wisata, utamakan keselamatan dan kenyamanan anda sesuai budget yang tersedia…

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Nunna Lita

a little physics holic with big dreams, love, n imaginations :)

Ihsan Kusasi's note and gallery

setiap ujian bersanding jawaban... setiap perkara bernuansa makna...

some books to share from my little library

MasPatikraja

Mardawa lelakoning budaya kang wus ngancik wanci sandyakala

www.nurahmanafandi.com

Life will always have a different plan for you. If you don’t give up, you will eventually get to your destination. But towards the end of your life, you may look back and realize that it was never really about the destination; it was the journey that counted.”

Di Mana Bumi Dipijak Di Sana Langit Dijunjung

Sanguturu

Warungnya Lirik Lagu

Sampaikan Walau Satu Ayat

DIPERSILAHKAN JIKA INGIN MENGCOPY DAN MENYEBARLUASKAN ARTIKEL PADA BLOG INI.

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

%d blogger menyukai ini: