Sri Huning's

About me! tray to enjoy our existence… so there is …

Arsip untuk Asia/Mandarin/Japan/Etc

Wang Bu Liao – Teresa Teng

teresa tengsumber: http://baritonesarentroots.blogspot.co.id/2009/05/chinese-oldies-bu-liao-qing-endless.html
Lagu klasik tiongkok tahun 60-an yang sangat mendayu dan menyentuh perasaan, apalagi kalo ngerti terjemahannya. That is one song that i suggested for you to listening it. with good voice from the legend “Teresa Teng”.
忘 不 了, 忘 不 了 (wang bu liao wang bu liao)
how could i forget, how could i ever forget?
忘 不 了 你 的 錯 (wang bu liao ni di cuo)
how could i forget the times when you have gone astray?
忘 不 了 你 的 好 (wang bu liao ni di hao)
and how could i forget your sweet love and tenderness?

忘 不 了 雨 中 的 散 步 (wang bu liao yu zhong di san bu)
how could i ever forget our stroll in the rain?
也 忘 不 了 那 風 裡 的 擁 抱 (ye wang bu liao na feng li di yong bao)
and how could i ever forget our embrace in the wind?

忘 不 了 忘 不 了(wang bu liao, wang bu liao)
how could i forget, how could i ever forget?
忘 不 了 你 的 淚 (wang bu liao ni di lei)
i can never forget your tears,
忘 不 了 你 的 笑 (wang bu liao ni di xiao)
and i can never forget your laughter.

忘 不 了 落 葉 的 惆 悵 (wang bu liao luo ye di chou chang)
i can never forget the melancholy brought on by the autumn breeze,
也 忘 不 了 那 花 開 的 煩 惱 (ye wang bu liao na hua kai di fan nao)
and the sorrow that embraces me during the early days of spring.

寂 寞 的 長 巷 而 今 斜 月 輕 照 (ji mo di chang xiang er jing xie yue qing zhao)
do you remember the long lane where we used to walk? now only touched by the light of the lonely crescent moon,
冷 落 的 鞦 韆 而 今 迎 風 輕 搖 (leng luo di qiu qian er jin ying feng qing yao)
the swing where we used to play? now only sways with the gentle carress of the breeze.

它 重 覆 你 的 叮 嚀 一 聲 聲 忘 了 忘 了 (ta chong fu ni di ding ling i sheng sheng wang liao wang liao)
over and over again they repeat the words you utter: “forget it, let it go”
它 低 訴 我 的 衷 曲 一 聲 聲 難 了 難 了(ta di su wo di zhong qu i sheng sheng nan liao nan liao)
and yet again they whisper my reply: “how could i? How Could I Ever??”

忘 不 了, 忘 不 了 (wang bu liao wang bu liao)
how could i forget, how could i ever forget?
忘 不 了 春 已 盡 (wang bu liao chun yi jin)
how could i forget the end of spring?
忘 不 了 花 已 老 (wang bu liao hua yi lao)
and how could i ever wipe the memory of falling leaves and wilting flowers from my memories?

忘 不 了 離 別 的 滋 味 (wang bu liao li bie di zi wei)
never can i forget the bitter taste of parting,
也 忘 不 了 那 相 思 的 苦 惱 (ye wang bu liao na xiang si di ku nao)
and never can i forget the emotions of pining for you.

=================================================================

wang bu liao wang bu liao

Bagaimana mungkin aku bisa melupakanmu, bagaimana bisa?

wang bu liao ni di cuo

Bagaimana mungkin aku bisa melupakanmu saat kau menghilang (tersesat)

wang bu liao ni di hao

Bagaimana mungkin aku bisa melupakan cinta dan kelembutanmu yang manis

wang bu liao yu zhong di san bu

Bagaimana mungkin aku bisa melupakan saat kita berjalan di didalam hujan

ye wang bu liao na feng li di yong bao

Dan bagaimana mungkin aku bisa melupakan saat kita berpelukan di dalam hembusan angin

wang bu liao, wang bu liao

Bagaimana mungkin aku bisa melupakan, bagaimana bisa?

wang bu liao ni di lei

Aku tak dapat melupakan tetes air matamu

wang bu liao ni di xiao

Dan ku tak bisa melupakan tawamu

wang bu liao luo ye di chou chang

Aku tidak pernah bisa melupakan suasana melankolis yang ditimbulkan oleh angin musim gugur

ye wang bu liao na hua kai di fan nao

dan kesedihan yang memelukku pada hari-hari awal musim semi.

ji mo di chang xiang er jing xie yue qing zhao

Apakah kau ingat jalan panjang yang pernah kita lewati? sekarang hanya tersentuh oleh cahaya bulan sabit yang menyendiri.

leng luo di qiu qian er jin ying feng qing yao

Ayunan dimana kita biasa bermain, sekarang hanya bergoyang oleh tiupan angin yang lembut

ta chong fu ni di ding ling i sheng sheng wang liao wang liao

Berulang kali angin mengulang kata yang pernah kau ucapkan, “Lupakan dan biarkan pergi”.

ta di su wo di zhong qu i sheng sheng nan liao nan liao

Dan angin pun membisikkan jawabanku +“bagaimana aku bisa, dan bagaimana mungkin bisa?”

wang bu liao wang bu liao

Bagaimana mungkin aku bisa melupakan, bagaimana bisa?

wang bu liao chun yi jin

Bagaimana mungkin aku bisa melupakan akhir dari musim semi

wang bu liao hua yi lao

dan bagaimana saya bisa menghapus kenangan akan daun yang jatuh dan bunga layu dari ingatan saya

wang bu liao li bie di zi wei

tidak pernah saya bisa melupakan rasa pahit perpisahan

ye wang bu liao na xiang si di ku nao

dan tidak akan pernah bisa melupakan rasa rindu menantimu

Iklan

SPICE – Tokyo Karan Koron

cover2Link Sumber: http://www.kazelyrics.com/2015/05/lirikterjemahan-tokyo-karankoron-spice.html

akiramechatte ii noni
yamechae tte omou noni
nigedasu koto sae dekinakute
fura fura, fura fura

jishin ga nakute sono sei de
jibunjishin mo dasenakute
jishin nakushite supairaru
guru guru, guru guru

demo deaeta kara
mou miushinawanai yo

egao ga areba,

iranai nanimo
gouka na shina mo
hade na kazari mo
iranai kara

shokutaku kakomou
kinou no misu mo
fuan na asu mo
soete

nee, iranai nanimo
kotta ajitsuke mo
shareta moritsuke mo,
iranai kara

namida no aji wa mou
shoppai toshitemo
saigo ni itsumo

waraetara
sore ga supaisu (spice)

kimochi ga tsuite ikanakute
tachidomatte shimau no ni
ashita wa mattekurenakute
hara hara, hara hara

itaikurai te awasete
furueru te gutto osaete
dokidoki, mune no hayasa de
dondon, susumetara ii na

omoikiri naite
omoikiri waraou

issho ni ireba

iranai nanimo
uso no egao mo
tsuyogari nara mou,
iranai kara

chiisaku tatamou
yowasa mo guchi mo
tana no oku ni demo
oite

nee, iranai nanimo
sono kaorizuke mo
muri na irozuke mo,
iranai kara

sozai no mama ja mou
tarinai to shitemo
kazarazu itsumo

waraetara

donna hitogomi demo
hitori datta kedo
ima wa hitori da to shite mo,
kodoku nanka ja nai

egao ga areba,

iranai nanimo
gouka na shina mo
hade na kazari mo
iranai kara

shokutaku kakomou,
kinou no misu mo,
fuan na asu mo
soete

nee, iranai nanimo
kotta ajitsuke mo
shareta moritsuke mo,
iranai kara

namida no aji wa mou
shoppai to shitemo
saigo ni itsumo

waraetara,
waraetara,
taisetsu na hito to
waraetara,
nani yori mo,

sore ga supaisu (spice)


INDONESIA:

Meski pun tak apa jika aku menyerah
Meski pun aku berpikir ingin berhenti
Aku tidak bisa melarikan diri
Jadi pusing, jadi pusing

Menyalahkan diri karena tak percaya diri
Aku tak dapat mengungkapkan diriku
Membuat kepercayaan diri hilang di spiral
Berputar-putar, berputar-putar

Namun kita telah bertemu
Aku tidak akan melupakannya

Selama aku dapat tersenyum

Aku tidak memerlukan apa pun
Tidak perlu bahan-bahan mewah
Ataupun hiasan yang mencolok
Karena aku tidak memerlukannya

Mari berkumpul di meja makan
Membawa kesalahan di hari kemarin
Dan kekhawatiran di hari esok
Bersamanya

Hei, aku tidak memerlukan apa pun
Tidak perlu bumbu yang lezat
Ataupun penyajian yang istimewa
Karena aku tidak memerlukannya

Rasa dari air mata
Adalah rasa asin
Begitulah pada akhirnya

Selama kau tersenyum
Itulah rasa bumbu

Perasaanku tak dapat mengejarnya
Dan akhirnya aku pun berhenti
Namun hari esok takkan menungguku
Merasa kesal, merasa kesal

Menggenggam tangan hingga sakit
Agar tangan gemetar menjadi tenang
Jantung berdebar-debar dengan cepat
Lebih jika kita terus maju

Dengan seluruh tenaga menangis
Dengan seluruh tenaga tersenyum

Selama kita dapat bersama

Aku tidak memerlukan apa pun
Tidak perlu senyuman palsu
Ataupun berusaha sok kuat
Karena aku tidak memerlukannya

Mari melipatnya dengan rapi
Kelemahan dan keluhan itu
Menaruhnya di lemari belakang
Di tempatnya

Hei, aku tidak memerlukan apa pun
Tidak perlu aroma tambahan
Ataupun warna yang berlebihan
Karena aku tidak memerlukannya

Meski bahan-bahan lainnya
Dirasa tidak cukup
Meski pun tidak dihias

Selama kau tersenyum

Meski di dalam kerumunan orang
Aku selalu merasa sendiri
Bahkan sekarang aku masih sendiri
Bukan berarti aku kesepian

Selama aku dapat tersenyum

Aku tidak memerlukan apa pun
Tidak perlu bahan-bahan mewah
Ataupun hiasan yang mencolok
Karena aku tidak memerlukannya

Mari berkumpul di meja makan
Membawa kesalahan di hari kemarin
Dan kekhawatiran di hari esok
Bersamanya

Hei, aku tidak memerlukan apa pun
Tidak perlu bumbu yang lezat
Ataupun penyajian yang istimewa
Karena aku tidak memerlukannya

Rasa dari air mata
Adalah rasa asin
Begitulah pada akhirnya

Selama kau tersenyum
Selama kau tersenyum
Bersama orang yang berharga
Selama kau tersenyum
Lebih dari apa pun

Itulah rasa bumbu

TERESA TENG – Dayung Sampan

Teresa-Teng

Naik sampan, sampan didayung
Sampan pun laju hei nona, ya ke pantai nan biru
Kalo tuan mencari jodoh,
jangan mencari hei nona yang selalu cemburu

Ya..ya.ya.ya…

Jangan selalu cemburu..
Cemburu hatinya palsu..

Dayung.. Dayung.. dayung.. dayung sampan

Naik sampan menjala ikan
Ikan dijala hei noya ya.. di tengah muara
Kalo tuan mencari makan
Makan dicari he nona ya, menarik suara

Ya..ya.ya.ya…

Mari menarik suara
Narik suara bersama

Dayung.. Dayung.. dayung.. dayung sampan

Hindustani MP3 – Dholena/Dholna

dolena
Kab tak chub baithen ab to kuchh hai bolna

Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna

Kab tak chup baithen ab to kuchh hai bolna
Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna

Kab tak chup baithen ab to kuchh hai bolna
Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna

Mar jaana tha ye bhed nahin tha kholna
O jholna o jholna

Kab tak chup baithen ab to kuchh hai bolna

Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna

Do chaar kadam pe tum thay do chaar kadam pe hum thay
Do chaar kadam pe tum thay do chaar kadam pe hum thay

Do chaar kadam ye lekin sau meelon se kya kam thay

Phir uspe kadam kadam pe dil ka dolna
Hay dolna
Oo dholna

Kab tak chup baithen ab to kuchh hai bolna
Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna

Kab tak chup baithen ab to kuchh hai bolna
Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna

Lo jeet gaye tum humse hum haar gaye is dil se
Lo jeet gaye tum humse hum haar gaye is dil se

Aaya hai aaj labhon pe ye pyaar badi mushkil se

Is pyaar mein humko paagal na kar chhodna
Na chhodna o dholna

Kab tak chup baithen ab to kuchh hai bolna
Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna

Kab tak chup baithen ab to kuchh hai bolna
Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna

Mar jaana tha ye bhed nahin tha kholna
O jholna o jholna

Kab tak chup baithen ab to kuchh hai bolna
Kuchh tum bolo kuchh hum bolein o dholna
aaaa……….

ARIRANG = Korean Folks Song

photo-89

Arirang, Arirang, Arariyo…
Arirang gogero noumeonanda.
Nareul beorigo gasineun nimeun
Simnido motgaseo balbbyeongnanda.

Arirang, Arirang, Arariyo…
Arirang gogero noumonanda.
Cheongcheonghaneuren chanbyeoldo manko
Urine gaseumen huimangdo manta

Arirang, Arirang, Arariyo…
Arirang gogero noumeonanda.

……………………………………

Arirang, Arirang, Arariyo…
Crossing over Arirang Pass.
Dear who abandoned me [here]
Shall not walk even ten li before his/her feet hurt.

Arirang, Arirang, Arariyo…
Crossing over Arirang Pass.
Just as there are many stars in the clear sky,
There are also many dreams in our heart.

Arirang, Arirang, Arariyo…
Crossing over Arirang Pass.

SORBAN PALID

kabayan

link: http://liriklagusunda.blogspot.com/2011/01/sorban-palid-akang-haji.html

Akang haji sorban palid
Palidna ka cilamaya
Akang haji sumangga calik
Nyanggakeun mah sa aya aya

Akang haji sorban palid
Palidna ka cikapundung
Akang haji kunaon balik ulah lila
Dalila pundung

Kaso pondok kaso panjang
Kaso ngaroyom ka jalan
Najan sono najan heman
Teu sae ngobrol di jalan

Kaso pondok kaso panjang
Kaso ngaroyom ka jalan
Sono mondok sono nganjang
Sono patepang di jalan

Akang haji sorban palid
Palidna ka cikamiri
Akang haji kunaon balik
Ulah osok da nganyenyeri

Akang haji sorban palid
Palidna ka cilamaya
Akang haji sumangga calik
Nyanggakeun mah geuningan sa aya aya

LAILA CANGGUNG – Iyeth Bustami

523d8aa33fdc52

Laila canggung..
Laila.. canggung..

**Engkau di puji engkau di puja Laila
Pandai menari cantik parasnya
Kemana-mana senyum di bawa Laila
Riang selasih bertemu gula
Tetapi bunga nasibnya bunga Laila

Rayu di rayu kumbang nan lalu
Laila canggung Laila canggung
Laila resah hatinya bingung
Laila canggung Laila canggung
Laila resah hatinya bingung
Tinggal seruas ujungnya
Tebu tawar rasanya..
Laila canggung pada hatinya
Karna bercinta putus bercinta
Punai terlepas dari genggaman
kasih pujaan…
Laila bingung apa sebabnya
Salah tiada dalam bercinta
#Laila canggung Laila canggung
Laila resah hatinya bingung
Laila canggung Laila canggung
Laila resah hatinya bingung